Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2009

Kado Bibliophile

Kado perpisahan dari ustad zulhamdi untuk tujuh puluh tiga alumni MAKN angkatan 2004/2005, yang akan menenggelamkan diri ke lautan ilmu. Kami persembahkan tujuh puluh tiga buah dari kata hiikmah, kalimat  bertuah, pesan suci, dan nasehat abadi seputar dunia buku. Besar harapan kami, agar benih-benih cinta buku yang kami taburkan, kelak bertunas, berkembang, dan berbuah, demi kejayaan umat.

Let You to Know, That…

To comprehend the value of one year,
Just ask students who failed their entrance exams.
To comprehend the value of one month,
Just ask a mother who gave birth to a premature baby.
To comprehend the value of one week,
Just ask the editor of a weekly newspaper.
To comprehend the value of one hour,
Just ask the lovers who are waiting to meet.
To comprehend the value of one minute,
Just ask the people who missed their stop on the train.
To comprehend the value of one second,
Just asked
The person who managed to avoid an accident just in time.
To comprehend the value of one tenth of a second.
Just ask the person
Who ended up with a silver medal at the Olympics.
The hands of the clock
Will continue ticking.
Therefore,
Treasure
Every moment you have.
And
Treat today
As the utmost gift you’ll have.

Ayat Al-Qur'an dalam Kromosom Manusia

Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Al Qur’an dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.  Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat “Fussilat” ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada. Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat ya…

Oh Allah….

Oh Allah, I have no money, but I have You. I am rich.
Oh Allah, I have no freedom, but I believe in You. I am free.
Oh Allah, I have no patience, but I read Your Quran. I am calm.
Oh Allah, I get no respect, but You listen to my dua. I am proud.
Oh Allah, I have no time, but I think of Jannah. I have forever.
Oh Allah, I have much time, but I look at Your Signs. I have today.
Oh Allah, I feel so weak, but I fast in Ramadan. I am strong.
Oh Allah, I feel so tired, but I make dua. I open my eyes.
Oh Allah, I feel so dirty, but I repent to You. I am cleansed.
Oh Allah, I feel so depressed, but I remember you. I am at peace.
Oh Allah, I feel so lost, but I follow Your Commands. I am safe.
Oh Allah, nobody listens, but You never turn your back on me. I am grateful.
Oh Allah, my heart breaks, but I imagine meeting You. My heart finds rest.
Oh Allah, I cry every night, but I make wudu. I wash away my tears.
Oh Allah, I feel so alone, but I pray to You. I have everything.

JANGAN TERLALU MENCARI KESEMPURNAAN

Jika kamu memancing ikan, setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu, Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula ke dalam air begitu saja, karena ia akan SAKIT oleh bisa-nya, ketajaman mata kailmu, dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup

Begitulah juga...
Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang, setelah dia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya.

SOE HOK GIE

Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi “manusia-manusia yang biasa”. Me…