Langsung ke konten utama

Kado Bibliophile

Kado perpisahan dari ustad zulhamdi untuk tujuh puluh tiga alumni MAKN angkatan 2004/2005, yang akan menenggelamkan diri ke lautan ilmu. Kami persembahkan tujuh puluh tiga buah dari kata hiikmah, kalimat  bertuah, pesan suci, dan nasehat abadi seputar dunia buku. Besar harapan kami, agar benih-benih cinta buku yang kami taburkan, kelak bertunas, berkembang, dan berbuah, demi kejayaan umat.
  1. Di abad modern ini, perpustakaan merupakan universitas yang paling bergengsi.
  2. Pembaca yang baik akan mampu menulis dengan baik.
  3. Buku adalah guru yang tak pernah marah.
  4. Buku adalah pengusung peradaban, tanpa buku sejarah akan sunyi, sastra akan bisu.
  5. Rumah tanpa buku, seperti kamar tanpa jendela
  6. Rumah tanpa pustaka bagai tubuh tanpa nyawa
  7. Di saat orang membaca buku baru, saya menelaah buku lama.
  8. Karena membaca saya menulis, karena menulis saya membaca
  9. Orang mengatakan bacalah buku yang bermanfaat, tapi saya mengatakan, ambillah setiap manfaat dari setiap buku yang dibaca.
  10. Setelah membaca satu kali saya tahu isi buku, setelah membaca dua kali saya faham isi buku, setelah membaca tioga kali, saya kuasai isi buku.
  11. Orang berkualitas akan membaca buku berkualitas, dan buku berkualitas akan melahirkan pembaca yang berkualitas
  12. Setelah membaca seratus buku, saya tulis sebuah bukusetelah menulis sebuah buku day abaca seribu buku
  13. Mutu buku tidak diukur dari jumlah informasi yang ia berikan, tapi dari inspirasi yang ia tumbuhkan.
  14. Buku hanya memberikan separuh manfaat dari isinya, separuhnya lagi dicari oleh pembaca.
  15. Ilmuwan itu sama derajatnya, sampai derajatnya samapai salah seorang dri mereka menulis sebuah buku.
  16. Siapa menulis sebuah tulisan berarti siap mendapat hujatan
  17. Ungkapkan terimakasih pada buku dengan merawatnya.
  18. Ungkapkan terimakasih pada penulis buku dengan mempromosikan bukunya.
  19. Pencuri yang paling jahat adalah buku yang tidak bermutu. Ia mencuri uang, waktu, mengganggu pikiran, merusak generasi.
  20. Kalau takut dikritik dan dicemooh, jangan menulis.
  21. Apa yang anda tulis hari ini, esoknya anda akan melakukan perubahan.
  22. Disaat pena mengangis menitikka air mata, tulisan tersenyum memancarkan ilmu.
  23. Memerangi buku berarti membangun kebodohan.
  24. Buku yang ditulis dengan kerja keras akan dibaca sepanjang zaman
  25. Semakin banyak refernsi sebuah buku, semakin lama waktu edar buku itu.
  26. Buku yang lahir dari hati penulis akan bersilaturahmi dengan hati para pembacanya
  27. Kitab suci tidak membutuhkan teman, tapi setiap kitab ingin berteman dengannya karean kitab suci hakim bagi semua kitab.
  28. Walaupun tidak dibaca, buku merupakan hiasan rumah yang paling istimewa.
  29. Setelah sampaidi halaman terakhir, baru buku kita tutup.
  30. Buku-buuk saling berkompetisi untuk melengkapi dan mengisi keilmuwan pembacanya
  31. Untuk memahami sebuah buku, kita perlu beberapa buku.
  32. Kesalahan sebuah buku tidak kita ketahui sehingga kita membaca buku yang lain.
  33. Belajar tanpa buku adalah omong kosong.
  34. Ilmu pengetahuan yang tidak dibukukan adalah khayalan atau dongeng.
  35. Saya hafal akhirnya saya lupa, saya tuliskan akhirnya saya ingat.
  36. Generasi dulu menuliskan yang terbaik untuk kita, dan tanggung jawab kita adalah menuliskan yang terbaik muntk generasi setekah kita.
  37. Dulu dunia mempengaruhi buku, kini buku memopengaruhi dunia.
  38. Buku bagaikan sahabat, maka perhatikanlah denga siapa anda bersahabat.
  39. Setelah saya wafat, saya ingin orang mengatakan “kesalahannya banyak, tetapi bukunya bermanfaat dan terus dibaca.
  40. Membacalah untuk hidup dan jangan hidup untuk membaca.
  41. Buku merupakan keturunan ilmuwan yang abadi.
  42. Buku merupakan jembatan silaturahmiyang mempertemukan masa silam dengan masa depan
  43. Buku merupaka cermin yang memantulkan kecerdasan penulisnya
  44. Buku tanpa pengalaman tidaklah cukup, dan pengalaman tanpa buku juga tidak sempurna.
  45. Buku merupakan surat yang dikirimkan kepada sahabat yang tidak dikenal di bernagai belahan dunia.
  46. Di saat anda mengoleksi buku, berarti anda mengumpulkan kebahagiaan.
  47. Harga buku selalu lebih murah dari kualitasnya.
  48. Sebagian buku ditulis bukan untuk mengajarkan ilmu, tapi untuk member tahu bahwa penulisnya memiliki banyak ilmu.
  49. Perpustakaan merupakan tempat yang paling mulia setelah rumah ibadah.
  50. Buku yang pantas dibaca adalah buku yang perlu dibeli.
  51. Ucapan akan berterbangan, sedangkan tulisan akan abadi, tetap dikenang.
  52. Tulisan menggambarkan pikiran dan karakter penulisnya.
  53. Dari pikiran yang jernih, akan muncul tulisan yang jernih.
  54. Kegagalan yang dituliskan labih baik dari kesuksesan yang tidak dituliskan
  55. Tidak ada buku yang bermanfaat untk orang yang  tidak pandai membaca
  56. Penulis adalah seorang dermawan  yang ersedekah untk orang kaya dan miskin
  57. Pembaca yang baik memahami mengapa ia membaca dan apa yang harus dibaca.
  58. Memusnahkan buku berarti mengubur peradaban.
  59. Kalau kita banyakmembaca kita tidak punya waktu untuk menulis, kalau kita menulis kita kurang membaca.
  60. Setelah menulis sebuah kalimat, anda akan terilhami untuk menulis kalimat kedua, ketiga, dan seterusnya.
  61. Sebelum orang lain memuji dan mengkritik anda, andalah yang harus memuji terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa lelah dalam menulisnya.
  62. Kalau anda ingin jadi penulis, bacalah buku sebanyak-banyaknya, kemudian beranikanlah diri anda untuk menulis dan mempublikasikannya.
  63. Setiap buku ada pembacanya, dan setiap pembaca ada bukunya
  64. Satu jam dengan penulis buku labih baik dari pada berjam-jam dengan bukunya.
  65. Kalau anda ingin mengetahui kualitas suatu masyarakat, maka perhatikanlah buku-buku yang mereka baca.
  66. Semua buku memiliki kekurangan, kecuali kitab suci.
  67. Tulisan bisa dibaca disetiap tempat, disemua waktu, diterjemahkan ke berbagai bahasa. Sedangkan pembicaraan hanya sampai di telinga.
  68. Semua guru bisa memaksa siswa untuk membaca, tapi hanya 1 guru yang mampu mendidik siswa gemar membaca.
  69. Karena hidup ini tidak lama dan waktu untuk membaca juga tidak banyak, maka manfaatkanlah waktu untuk membaca bacaan yang berkulitas.
  70. Semua manusia adalah buku bermutu, andai anda memahami cara membacanya
  71. Andai waktu itu amat berharga, maka buku yang tidak perlu dibaca dua kali, tidak perlu dibaca untuk selamanya.
  72. Walaupun tidak melakukan perjalanan. Saya telah bertemu dengan ribuan ilmuwan di perpustakaan.
  73. Buku adalah jendela kehidupan, tempat kita menerawang makna dan hakekat kehidupan.

Komentar

Posting Komentar

Menerima komentar, saran dan kritik juga ya :)

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN FISIK MASA DEWASA MADYA

Rentang usia dewasa madya atau yang disebut juga usia setengah baya pada umumnya berkisar antara usia 40 - 60 tahun, dimana pada usia ini ditandai dengan berbagai perubahan fisik maupun mental (Hurlock, 1980:320). Masa usia dewasa madya diartikan sebagai suatu masa menurunnya keterampilan fisik dan semakin besarnya tanggung jawab, suatu periode dimana orang menjadi sadar akan polaritas muda-tua dan semakin berkuranggya jumlah waktu yang tersisa dalam kehidupan, suatu masa ketika orang mencapai dan mempertahankan kepuasan dalam karier, dan suatu titik ketika individu berusaha meneruskan suatu yang berarti pada generasi berikutnya.

GANGGUAN TIC

A.Pengertian
Tic adalah suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian, berlangsung cepat, dan berulang-ulang, tidak berirama, ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadakdan tidak memiliki tujuan yang nyata. Tic terbagi menjadi tic motorik dan tic vocal. Tic jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks, sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. Tic seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas, khususnya, fenmena obsesi dan hipokondrik. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai “tic”. Tiidak terdapat garis pemisahyang jellas antara gangguan “Tic” dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai “tic”. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya.
B.Kriteria menurut DSM IV TR ·Baik beberapa motor dan satu atau lebih vokal tics telah hadir di beberapa waktu selama sak…

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN

Sumber kecemasan yang bersifat internal berasal dari dalam diri individu, tidak memiliki keyakinan akan kemampuan diri dapat menimbulkan kecemasan. Sedangkan sumber kecemasan yang bersifat eksternal berasal dari lingkungan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan terjadi secara cepat dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri individu, hal inilah yang dapat memicu timbulnya kecemasan.