Langsung ke konten utama

Filosofi Pohon Pisang



Pohon pisang mengajarkan kita sebuah nilai yang luar biasa. Potonglah batangnya yang belum berbuah dengan pisaumu hari ini. Namun esok hari, tunas muda akan muncul kembali. Seribu kali kita memotong selagi pohon belum berbuah, seribu kali pula tunas baru akan tetap hadir tanpa lelah. Ketika daun telah menguning, buah sudah dipetik, segudang pupuk orea pun tidak dapat menahan kematian batang. Satu saja alasannya, tugas telah usai, cita-cita telah diraih, buah manis nan lezat telah disumbangkan.
Di saat anak-anak pisang tumbuh, mereka akan lahir dan besar memngelilingi induknya. Tidak susah untuk mencari pisang yang tertua. Cukup melihat mana yang ditengah itulah induknya. Ternyata pisang mengajarkan sebuah prinsip hidup. "Kita mesti menaungi dan melindungi orang tua, menutupi kekurangan serta membantu perjuanganya". Inilah semangat hidup yang luar biasa.

Komentar

  1. Hai Friend, apa khabar?
    Mau kasih info nich…
    Saya buat postingan baru nich.
    Kalau sempat silahkan mampir di blog saya, yaa…
    http://sosiomotivation.blogspot.com
    Kita bisa berbagi tentang motivasi.
    Selamat menikmati, semoga bermanfaat.
    Thanks.

    BalasHapus

Posting Komentar

Menerima komentar, saran dan kritik juga ya :)

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN FISIK MASA DEWASA MADYA

Rentang usia dewasa madya atau yang disebut juga usia setengah baya pada umumnya berkisar antara usia 40 - 60 tahun, dimana pada usia ini ditandai dengan berbagai perubahan fisik maupun mental (Hurlock, 1980:320). Masa usia dewasa madya diartikan sebagai suatu masa menurunnya keterampilan fisik dan semakin besarnya tanggung jawab, suatu periode dimana orang menjadi sadar akan polaritas muda-tua dan semakin berkuranggya jumlah waktu yang tersisa dalam kehidupan, suatu masa ketika orang mencapai dan mempertahankan kepuasan dalam karier, dan suatu titik ketika individu berusaha meneruskan suatu yang berarti pada generasi berikutnya.

GANGGUAN TIC

A.Pengertian
Tic adalah suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian, berlangsung cepat, dan berulang-ulang, tidak berirama, ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadakdan tidak memiliki tujuan yang nyata. Tic terbagi menjadi tic motorik dan tic vocal. Tic jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks, sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. Tic seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas, khususnya, fenmena obsesi dan hipokondrik. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai “tic”. Tiidak terdapat garis pemisahyang jellas antara gangguan “Tic” dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai “tic”. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya.
B.Kriteria menurut DSM IV TR ·Baik beberapa motor dan satu atau lebih vokal tics telah hadir di beberapa waktu selama sak…

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN

Sumber kecemasan yang bersifat internal berasal dari dalam diri individu, tidak memiliki keyakinan akan kemampuan diri dapat menimbulkan kecemasan. Sedangkan sumber kecemasan yang bersifat eksternal berasal dari lingkungan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan terjadi secara cepat dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri individu, hal inilah yang dapat memicu timbulnya kecemasan.