Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

CINTA

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya,“Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?” Gurunya menjawab,“Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya,“Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?” Plato menjawab,“Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting - ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun”pada akhirnya Gurunya kemudian menjawab “Jadi ya itulah ci…

Apakah Mereka Tidak Melihat Bagaimana Unta Diciptakan?

Lima puluh derajat celcius adalah suhu yang panas membakar Itulah cuaca panas di gurun pasir, daerah yang tampak tak bertepi dan terhampar luas hingga di kejauhan. Di sini terdapat badai pasir yang menelan apa saja yang dilaluinya, dan yang sangat mengganggu pernafasan. Padang pasir berarti kematian yang tak terelakkan bagi seseorang tanpa pelindung yang terperangkap di dalamnya. Hanya kendaraan yang secara khusus dibuat untuk tujuan ini saja yang dapat bertahan dalam kondisi gurun ini. Kendaraan apapun yang berjalan di kondisi yang panas menyengat di gurun pasir, harus didisain untuk mampu menahan panas dan terpaan badai pasir. Selain itu, ia harus mampu berjalan jauh, dengan sedikit bahan bakar dan sedikit air. Mesin yang paling mampu menahan kondisi sulit ini bukanlah kendaraan bermesin, melainkan seekor binatang, yakni unta. Unta telah membantu manusia yang hidup di gurun pasir sepanjang sejarah, dan telah menjadi simbul bagi kehidupan di gurun pasir. Panas gurun pasir sungguh memat…

Syamimi Abad 21

Sebuah pengalaman yang amat berharga dari seorang insan yg dipilih Allah untuk berjumpa Nabi Muhammad SAW. melalui mimpi pada hari Khamis, 16 Rajab 1427H / 10 Agustus 2006. Nama yg dipilih oleh ayah beliau adalah Syamimi yang berarti ‘kesayanganku’, yaitu gelaran dari Nabi buat putri kesayangannya, ‘Fatimah’. Ketika khilaf memilih nama itu, ayah Syamimi mengharapkan mudah-mudahan suatu hari nanti anaknya akan menjadi salah seorang mutiara kesayangan Rasulullah SAW. Alhamdulillah, do’anya makbul setelah 23 tahun kelahiran anak sulungnya yang dari 8 bersaudara. Al-Quran 30 juz terpelihara rapi dalam hatinya. Syamimi menghabiskan waktu 3 tahun untuk menghafal 30 juz Kalamullah ketika berada di negeri kelahirannya. Ia hafal sendiri untuk memenuhi harapan ibu ayah yang mengharapkan agar anak mereka menjadi seorang hafiz atau hafizah. Sebagai anak sulung Syamimi bertanggungjawab dalam ini agar menjadi contoh untuk adik2 yang lain. Setiap hari ia hafal 2 surat Al-Quran dan tasmi’ dengan ustaz…