Langsung ke konten utama

Komunikasi Produktif #Hari 5

Ini hari ke 5 games tantangan di kelas Bunda Sayang IIP. Namun hari ini saya tidak banyak berinteraksi dan berbicara dengan suami, dikarenakan bangun kesiangan (Ngulang tidur setelah subuh) yang juga disebabkan oleh cuaca yang mendatangkan rasa meriang, istilah jaman now "tak enak body". Halahh bahasanya. Meski kesiangan, yang namanya istri harus tetap menyiapkan segala kebutuhan suami yang setiap senin pagi harus sudah berangkat ke kantor.
Sebenarnya pasti kami bicara, namun saya tidak mampu merekam dan mengingat topik pembicaraan tadi, dan sayapun harus mempersiapkan tenaga untuk menemani si kecil seharian. Siang hari ketika si kecil tidur saya berusaha kembali menyelesaikan PR yang tadi terbengkalai. Tidak juga selesai, saya pun ikut tidur bersama bayi karena rasa dingin menyerang dan demam pun menjadi.
Seperti biasa, sore hari menunggu pulangnya suami yang baru sampai di rumah jam 19.20 dalam keadaan lelah yang bukan main-main nampaknya. Setelah makan dan membersihkan badan, ia minta diri untuk cepat tidur sekaligus mengajak bayi.
Dan jadi lah malam ini betsandar pada kursi untuk online sendiri.
Yah, sepertinya kami sama-sama lelah.
Selamat beristirahat wahai para ibu-ibu hebat. Izinkan saya menyudahi tulisan yang menggambarkan kekacauan dari kondisi badan.
Wassalam.

#Hari5
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN FISIK MASA DEWASA MADYA

Rentang usia dewasa madya atau yang disebut juga usia setengah baya pada umumnya berkisar antara usia 40 - 60 tahun, dimana pada usia ini ditandai dengan berbagai perubahan fisik maupun mental (Hurlock, 1980:320). Masa usia dewasa madya diartikan sebagai suatu masa menurunnya keterampilan fisik dan semakin besarnya tanggung jawab, suatu periode dimana orang menjadi sadar akan polaritas muda-tua dan semakin berkuranggya jumlah waktu yang tersisa dalam kehidupan, suatu masa ketika orang mencapai dan mempertahankan kepuasan dalam karier, dan suatu titik ketika individu berusaha meneruskan suatu yang berarti pada generasi berikutnya.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN

Sumber kecemasan yang bersifat internal berasal dari dalam diri individu, tidak memiliki keyakinan akan kemampuan diri dapat menimbulkan kecemasan. Sedangkan sumber kecemasan yang bersifat eksternal berasal dari lingkungan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan terjadi secara cepat dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri individu, hal inilah yang dapat memicu timbulnya kecemasan.

GANGGUAN TIC

A.Pengertian
Tic adalah suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian, berlangsung cepat, dan berulang-ulang, tidak berirama, ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadakdan tidak memiliki tujuan yang nyata. Tic terbagi menjadi tic motorik dan tic vocal. Tic jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks, sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. Tic seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas, khususnya, fenmena obsesi dan hipokondrik. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai “tic”. Tiidak terdapat garis pemisahyang jellas antara gangguan “Tic” dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai “tic”. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya.
B.Kriteria menurut DSM IV TR ·Baik beberapa motor dan satu atau lebih vokal tics telah hadir di beberapa waktu selama sak…