Langsung ke konten utama

Komunikasi Produktif #Hari 10

Alhamdulillah hujan lebat dan kami sudah sampai rumah. Hari ini ada kopdar perdana Rumbel Al-qur'an IIP Batam di daerah Sukajadi. Sebelum zuhur kopdar sudah usai dan kami pulang menggunakan motor, namun belum jauh dari Kepri mall hujanpun turun. Kami berteduh dan menunggu hujan reda yang ternyata semakin deras dan awet. Lama menunggu akhirnya suami memesan Go car untuk ku dan Afif, sementara suamiku dengan motor dan jas hujan.
Sesampainya di rumah kami membersihkan diri, sholat dan makan siang dan berniat untuk sejenak beristirahat. Akan tetapi Afif yang tadinya sempat tidur sebentar, rupanya masih ingin bermain, mengajakku keluar kamar dan bermain bola serta apa saja yang dapat menyenangkan hatinya. Afif tidak mau sendiri, setidaknya dia tahu bahwa ibundanya tidak tidur dan menemaninya bermain. Hampir 2 jam, akunpun mulai terasa mengantuk, begitu pula Afif. Namun hasrat bermain yang tinggi membuatnya seringkali memaksakan meski sudah teler sekali-kali. Sementara suamiku sudah sampai ke negeri antah berantah. Aku pun membangunkannya berniat untuk gantian.
Tiba-tiba
"Duggg! Woaaaaa!" Afif terjatuh dan kepalanya terhantuk ke lantai. Aku segera mengambilnya, semntara suamiku masih seperti orang bingung. Dan entah kenapa hatiku sangat geram. Ingin kuteriaki, namun aku harus menahan diri. Akan tetapi Afif yang ada dalam gendongan dapat merasakan emosi ibunya dan justru hal itu membuat tangisannya makin kencang.
Segera kubaringkan ia di sampingnya ayahnya.
"Pa, gendong pa. Hati bunda lagi panas nih. Cepat!" Melihat hal itu suamiku segera menggendong dan mengusap serta menghibur Afif dengan caranya, seketika Afif tertawa, akupun sedikit mulai lega.
Memang terkadang menahan diri dari kemarahan itu rasanya sangat sulit, tapi hasilnya manis.


#Hari10
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP





Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN FISIK MASA DEWASA MADYA

Rentang usia dewasa madya atau yang disebut juga usia setengah baya pada umumnya berkisar antara usia 40 - 60 tahun, dimana pada usia ini ditandai dengan berbagai perubahan fisik maupun mental (Hurlock, 1980:320). Masa usia dewasa madya diartikan sebagai suatu masa menurunnya keterampilan fisik dan semakin besarnya tanggung jawab, suatu periode dimana orang menjadi sadar akan polaritas muda-tua dan semakin berkuranggya jumlah waktu yang tersisa dalam kehidupan, suatu masa ketika orang mencapai dan mempertahankan kepuasan dalam karier, dan suatu titik ketika individu berusaha meneruskan suatu yang berarti pada generasi berikutnya.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN

Sumber kecemasan yang bersifat internal berasal dari dalam diri individu, tidak memiliki keyakinan akan kemampuan diri dapat menimbulkan kecemasan. Sedangkan sumber kecemasan yang bersifat eksternal berasal dari lingkungan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan terjadi secara cepat dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri individu, hal inilah yang dapat memicu timbulnya kecemasan.

GANGGUAN TIC

A.Pengertian
Tic adalah suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian, berlangsung cepat, dan berulang-ulang, tidak berirama, ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadakdan tidak memiliki tujuan yang nyata. Tic terbagi menjadi tic motorik dan tic vocal. Tic jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks, sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. Tic seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas, khususnya, fenmena obsesi dan hipokondrik. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai “tic”. Tiidak terdapat garis pemisahyang jellas antara gangguan “Tic” dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai “tic”. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya.
B.Kriteria menurut DSM IV TR ·Baik beberapa motor dan satu atau lebih vokal tics telah hadir di beberapa waktu selama sak…