Langsung ke konten utama

Komunikasi Produktif #Hari 3


Listrik di Batam mulai main-main lagi. Hari ini 2 kali mati lampu, pagi jelang siang kemudian Magrib sampai Isya. Tidak banyak hal yang kami lakukan, tidak juga keluar mencari ruang adem  di mall atau tempat lainnya. Kali ini kami bertahan panas-panasan mandi keringat di dalam rumah. Momen mati lampu ini kami manfaatkan untuk ngobrol santai sambil kipasan, membuka jendela (tapi di luar banyak nyamuk, akhirnya ditutup lagi) dan membiarkan si kecil bermain dan berlari kesana-kemari. Obrolan kami berlanjut hingga si kecil terlelap, lampu kembali menyala dan sepiring pisang goreng hangat datang menemani.


 Ada hal menarik hari ini. Ada tema unik yang sebenarnya (agak mengganjal dan janggal), alkisah ada seseorang, sebut saja kisanak. Kisanak ini berkoar-koar bahwasanya dia memiliki prestasi. Semua tersentuh dan terkesima dengan cerita tersebut. Namun di balik kisah itu adapula ceritera yang menyebutkan akan kekurangan dan kesalahan yang dinilai cukup “berkebalikan” dengan apa yang diceritakan kisanak.
”Mas, menurutmu seseorang yang mampu berperilaku demikian, apa yang ada dalam pikirannya?” Aku bertanya.
“Setau mamas nih, Dek ya.. seseorang itu memiliki ‘titik buta’ atau sisi dirinya yang dia sendiri ga bisa menyadari itu, namanya ‘Blind Spot’. Hanya orang lain yang mampu melihat dan menilainya”
“Ooh jadi karena hal itu pula lah ya makanya kita sangat membutuhkan orang lain untuk mengingatkan dan menyadarkan kita. Terutama orang terdekat dan yang tulus sama kita”
“Naah, pinter..! karena itu pula mamas hadir dan harus bersabar untuk mendampingi adek yang sukanya marah-marah kayak emak-emak”
Suamiku memang sang perusak romantisme.
#Hari3
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN FISIK MASA DEWASA MADYA

Rentang usia dewasa madya atau yang disebut juga usia setengah baya pada umumnya berkisar antara usia 40 - 60 tahun, dimana pada usia ini ditandai dengan berbagai perubahan fisik maupun mental (Hurlock, 1980:320). Masa usia dewasa madya diartikan sebagai suatu masa menurunnya keterampilan fisik dan semakin besarnya tanggung jawab, suatu periode dimana orang menjadi sadar akan polaritas muda-tua dan semakin berkuranggya jumlah waktu yang tersisa dalam kehidupan, suatu masa ketika orang mencapai dan mempertahankan kepuasan dalam karier, dan suatu titik ketika individu berusaha meneruskan suatu yang berarti pada generasi berikutnya.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN

Sumber kecemasan yang bersifat internal berasal dari dalam diri individu, tidak memiliki keyakinan akan kemampuan diri dapat menimbulkan kecemasan. Sedangkan sumber kecemasan yang bersifat eksternal berasal dari lingkungan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan terjadi secara cepat dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri individu, hal inilah yang dapat memicu timbulnya kecemasan.

GANGGUAN TIC

A.Pengertian
Tic adalah suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian, berlangsung cepat, dan berulang-ulang, tidak berirama, ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadakdan tidak memiliki tujuan yang nyata. Tic terbagi menjadi tic motorik dan tic vocal. Tic jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks, sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. Tic seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas, khususnya, fenmena obsesi dan hipokondrik. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai “tic”. Tiidak terdapat garis pemisahyang jellas antara gangguan “Tic” dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai “tic”. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya.
B.Kriteria menurut DSM IV TR ·Baik beberapa motor dan satu atau lebih vokal tics telah hadir di beberapa waktu selama sak…