Langsung ke konten utama

Komunikasi Produktif #Hari 7

I am responsible for my communication result.
Ya, kata-kata ini menguatkan saya untuk lebih berhati-hati dan lebih memperhatikan lagi setiap perkataan yang akan saya lontarkan, khususnya pada suami. Meskipun dalam berkomunikasi saya masih jauh dari keberhasilan yang diharapkan dan masih tergopoh-gopoh dalam memperbaikinya, namun saya masih terus berusaha melakukan yang terbaik, untuk hasil yang juga lebih baik, Insyaallah..
Hari ini saya mendapat materi yang sangat bagus melalui WAG Matrikulasi IIP Batam, yaitu tentang "Rumah Tangga Nabawi." Cerminan surga di dalam rumah tangga, dambaan setiap keluarga dan tidak terkecuali saya. Pernikahan yang dijalani setiap muslim merupakan misi surga, walau tertatih kita harus terus berusaha menempuhnya. 
Pada saat makan siang, saya ceritakan gambaran materi tersebut pada suami dan memintanya untuk membaca materi itu, hanya saja belum sempat terlaksana karena si kecil sudah bangun dan tiada lelah dan henti mengajak orang tuanya bermain hingga ke sore bahkan malam hari. Kami layani walau lelah dan bergantian melaksanakan kewajiban masing-masing.
Sampailah ke malam hari ini. Kami membaca kembali materi tersebut dan saya berniat untuk mengajak suami saya untuk bersama-sama membangun rumah tangga nabawi sebagaimana yang sudah kami baca. Akan tetapi saya masih juga belum sempat mempresentasikan apa-apa saja yang harus kami lakukan dengan keistiqamahan sehingga impian tersebut bisa terwujud. Untuk sementara ini saya harus menunggu waktu yang tepat untuk membahasnya bersama suami, sebab suami saya masih sangat membutuhkan waktu untuk fokus pada codingan-nya, saya mengerti karena banyak waktu yang tersita untuk melayani lelaki kecil kami. Saya harus mempersiapkan kata-kata yang tepat dan baik hingga terwujud komunikasi yang produktif dan berujung terwujud pula impian tersebut, Insyaallah. 

#Hari7
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP


Komentar

  1. Coba komen sebagai akun WP ni.

    Ada kuot yang bagus dari uncle Ben (spiderman): "With great power comes great responsibility"

    Sekian dan terima kasih.

    BalasHapus

Posting Komentar

Menerima komentar, saran dan kritik juga ya :)

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN FISIK MASA DEWASA MADYA

Rentang usia dewasa madya atau yang disebut juga usia setengah baya pada umumnya berkisar antara usia 40 - 60 tahun, dimana pada usia ini ditandai dengan berbagai perubahan fisik maupun mental (Hurlock, 1980:320). Masa usia dewasa madya diartikan sebagai suatu masa menurunnya keterampilan fisik dan semakin besarnya tanggung jawab, suatu periode dimana orang menjadi sadar akan polaritas muda-tua dan semakin berkuranggya jumlah waktu yang tersisa dalam kehidupan, suatu masa ketika orang mencapai dan mempertahankan kepuasan dalam karier, dan suatu titik ketika individu berusaha meneruskan suatu yang berarti pada generasi berikutnya.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN

Sumber kecemasan yang bersifat internal berasal dari dalam diri individu, tidak memiliki keyakinan akan kemampuan diri dapat menimbulkan kecemasan. Sedangkan sumber kecemasan yang bersifat eksternal berasal dari lingkungan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan terjadi secara cepat dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri individu, hal inilah yang dapat memicu timbulnya kecemasan.

GANGGUAN TIC

A.Pengertian
Tic adalah suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian, berlangsung cepat, dan berulang-ulang, tidak berirama, ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadakdan tidak memiliki tujuan yang nyata. Tic terbagi menjadi tic motorik dan tic vocal. Tic jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks, sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. Tic seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas, khususnya, fenmena obsesi dan hipokondrik. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai “tic”. Tiidak terdapat garis pemisahyang jellas antara gangguan “Tic” dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai “tic”. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya.
B.Kriteria menurut DSM IV TR ·Baik beberapa motor dan satu atau lebih vokal tics telah hadir di beberapa waktu selama sak…